Rubuha , Upaya Pengendalian hama Tikus

Rubuha adalah Tempat yang disediakan untuk tempat istirahaat dan berkembang biak burung hantu jenis Tito alba , terbuat dari Triplek dengan ukuran Panjang 60 Cm X L 80 Cm dan Tinggi 100 Cm dan pada bagian atasnya menggunakan seng .

Proses Pembuatan Rubuha atau Rumah Burung Hantu yang dibiayai oleh Dana Desa Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp. 2.000.000,00 ( Dua Juta rupiah ) untuk 4 (empat ) buah Rubuha.

Kegiatan ini dilaksanakan mengingat karena sering terjadinya serangan hama tikus yang membabi buta sehingga petani bisa merugi bahkan gagal panen.Burung hantu pemakan tikus biasanya jenis Tito Alba , jenis ini merupakan Rantai tertinggi dalam Piramida makanan.Tujuan yang ingin dicapai adalah mengendalikan Populasi tikus dengan menggunakan musuh utamanya.

Selain dengan menggunakan burung hantu petani juga bisa menggunakan cara kotrekan atau memburu tikus dengan menggunakan anjing, serta cara pengendalian hama tikus dengan menggunakan racun tikus.

Masyarakat , kelompok Tani dan pemerintah desa harus bersatu padu untuk memantau dan mulai melestarikan jenis burung hantu dengan cara membikin perdes khusus perlindungan burung hantu.

Perdes ini nantinya akan mengatur larangan pemburuan burung hantu sekaligus mempelopori pembuatan penangkaran sarang burung hantu agar menjadi prioritas bersama dalam Pengendalian hama Tikus.

Selain itu juga perdes ini akan mengatur denda bagi pemburu burung hantu untuk menciptakan efek jera yang nyata demi kelestarian populasi burung hantu di alam .