SEJARAH SINGKAT DESA CIDUWET

Desa Ciduwet adalah Desa yang didirikan konon ceritanya pada jaman dahulu kala ada tiga orang yaitu :

  1. Mbah Kertanala
  2. Mbah Kertadipa
  3. Mbah Kerta Dhilaga

Kata Ciduwet berasal dari bahasa sunda , kata Cai dan Duwet , Cai berarti Air dan Duwet merupakan nama buah Duwet. Salah satu dari ketiga orang tersebut diatas yang pertama kali singgah di Dusun Ciduwet ini adalah Mbah Kertanala, Dusun ini masih sepi dan Sunyi yang ada hanyalah Pepohonan. Karena merasa haus dan Lapar Mbah Kertanala mencari pohon yang sedang berbuah. Salah satu diantara Pepohonan yang berbuah berwarna hitam dan kebiru-biruan ,Buah tersebut dipetik dan diperas hingga keluar airnya dan langsung diminum, barulah dia merasakan rasa hausnya hilang seketika.

Kurun waktu yang lama Ketiga orang tersebut hanya makan dan minum dari buah duwet saja dengan keadaan yang masih segar orang tersebut sehabis memakannya berkata” Sungguh enak air duwet ini”.

Tanpa berfikir panjang orang tersebut memberi nama Dusun ini DUSUN CAI DUWET yang kemudian diubah lagi namanya menjadi “ DESA CIDUWET”

Pada tahun 1678 barulah ada pemerintahan Desa , Pada waktu itu dipimpin oleh Seorang Bekel / Kuwu/Lurah/Kepala desa yaitu Mbah Wangsan Driya berjalan dari tahun 1678 sampai tahun 1732 M.

Berikut susunan dari masa ke masa:

  1. Mbah wangsan Driya menjabat Tahun 1678 sampai 1732
  2. Ki Sawiyah Tahun 1732 Sampai 1784
  3. Dipa Jaya Tahun 1784 sampai 1836
  4. H Mukhtar Tahun 1936 sampai 1940
  5. Ram Salim Tahun 1940 sampai 1940
  6. H Muhtar Tahun 1940 sampai 1945
  7. H Masduki Tahun 1945 sampai 1950
  8. H Nahrawi Tahun 1950 sampai 1952
  9. Casinah Tahun 1952 sampai 1952
  10. Syawal Tahun 1952 sampai 1955
  11. Tahir Tahun 1955 sampai 1956
  12. Rapiyah Tahun 1956 sampai 1972
  13. Suminto Tahun 1972 sampai 1972
  14. Kasbun Tahun 1972 sampai 1972
  15. Abdul Qodir Tahun 1972 sampai 1974
  16. H M Murwat Tahun 1974 sampai 2009
  17. Casmin SK tahun 2009 sampai 2015
  18. Slamet Imam Santoso Tahun 2015 sampai 2016
  19. Casmin Sk Tahun 2016 sampai Sekarang

Sumber wawancara H . Murwat 21 Mei 2018